TELAGA BURET

Previous
Next

LOKASI :
Desa Sawo | Kec. Campur Darat | Kab. Tulungagung | Jawa Timur

TENTANG SPOT WISATA :
Telaga Buret memang salah satu spot wisata alam paling tersohor di Tulungagung sejak lama. Di Telaga Buret terdapat sumber air yang membantu mengairi 4 desa di sekitarnya dan juga memiliki cerita dan mitos yang berkaitan erat dengan Kabupaten Tulungagung. Keberadaan Telaga Buret ini sangat berkaitan dengan tradisi Ulur-Ulur sebagai wujud rasa syukur warga sekitar pada sang Pencipta.

PANTAI PATHOK GEBANG

Previous
Next

LOKASI :
Pantai Pathok Gebang terletak di desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, dan berjarak kurang lebih 25 KM dari pusat kota Tulungagung.

Pantai Pathok Gebang ini sangat indah dan menarik untuk dikunjungi walaupun butuh perjuangan extra untuk menuju pantai ini. Rute untuk menuju Pantai Pathok Gebang ini hampir sama dengan rute menuju Pantai Sanggar yaitu dengan menuju arah Pantai Popoh. Ketika sampai di pertigaan SMAN 1 Campurdarat kita harus belok kiri dan menembus hutan pinus dengan medan relatif menanjak, hingga menemukan pertigaan sebelum SMPN Tanggunggunung, lalu belok ke selatan arah menuju Desa Jengglungharjo. Setelah memasuki Desa Jengglungharjo, kita bisa mengikuti petunjuk arah menuju pantai Sanggar yang sudah terpampang di desa tersebut. Dari Pantai Sanggar kita harus berjalan kaki ke arah barat menaiki bukit selama kurang lebih 30menit,dan akhirnya kita bisa menikmati Pantai Pathok Gebang yang masih sangat alami.

TENTANG SPOT WISATA :
Air yang jernih ditambah pemandangan bukit hijau serta pasir yang tersebar di seluruh bibir pantai membuat Pantai Pathok Gebang terlihat sangat indah. Kita juga bisa naik ke atas tebing yang menjadi spot paling indah di Pantai Pathok Gebang yang disaat tertentu bisa terlihat deburan ombah Samudera Hindia menghantam tebing karang. Sungguh keindahan alam mahakarya Tuhan yang tak mungkin terbantahkan.

PANTAI LUMBUNG

Previous
Next

LOKASI :
Pantai ini tidak jauh dari Pantai Molang dan Pantai Pacar, tepatnya terletak di Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung. Untuk menuju ke Pantai Lumbung anda lebih baik menggunakan kendaraan roda dua, karena terlalu sulit jika ditempuh dengan kendaraan roda empat. Dari pusat kota Tulungagung kita bisa ambil arah ke kota Blitar sampai di pertigaan Pasar Ngunut, trus belok ke kanan, atau ambil arah ke Pasar Puser Kecamatan Pucanglaban. Setelah sampai Pasar Puser kita bisa mengikuti petunjuk arah ke Pantai Lumbung. Jika anda bingung anda bisa bertanya pada masyarakat sekitar untuk lebih jelasnya.

TENTANG SPOT WISATA :
Pantai Lumbung memiliki ciri khas sebuah batu besar yang berdiri di bibir pantai sebagai ikon utamanya. Pantai ini memiliki bibir pantai yang tidak terlalu lebar,namun mempunyai keindahan pemandangan yang sangat eksotis. Sekali kita mencoba mengunjungi pantai ini dijamin ketagihan untuk mengulangi berkunjung kesana. Pantai Lumbung ini masih sangat alami dan kita seperti berada di pantai milik pribadi.

PANTAI MOLANG

Previous
Next

LOKASI :
Pantai Molang terletak di Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucang Laban, Tulungagung. Untuk menuju Pantai Molang, kita dapat menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil. Rute yang dapat anda tempuh jika dari arah Kediri maupun Malang yaitu dengan mengikuti rute Blitar ke Wonotirto. Dari Jembatan Kademangan, anda dapat mengambil arah ke kanan dan sampai di perempatan (kantor Kecamatan Kademangan). Dari perempatan tersebut langsung saja mengambil arah kanan sampai menemui pertigaan (Puskesmas Pembantu Maron), trus belok ke kanan sampai menemui tugu yang berbentuk candi di Desa Panggangduwet. Dari pertigaan tersebut, anda dapat belok ke kiri sampai Desa Pucanglaban. Nah, di desa tersebut anda dapat bertanya pada warga lokal mengenai lokasi Pantai Molang.

TENTANG SPOT WISATA :
Dalam perjalanan menuju Pantai Molang kita akan disuguhi panorama cantik berupa garis pantai yang tergambar jelas, birunya air laut, serta perbukitan hijau yang terlihat cantik dan indah. Sesampainya di Pantai Molang pun, kita dapat menikmati pasir putihnya yang bersih, ratusan batu karang terhampar luas, ombak air laut yang ganas, serta pepohonan rindang dengan rumput sebagai alasnya. Pemandangan ini membuat Pantai Molang bagaikan taman cantik di pesisir selatan Tulungagung. Kita pun tidak perlu bingung mencari tempat untuk melepas lelah, karena setiap sudut di Pantai Molang dapat menjadi tempat istirahat dengan suguhan keindahan alam yang akan memanjakan diri anda.

Saat kita berada di pinggir pantai, lihatlah ke seberang dan akan terlihat tebing besar dan panjang yang seakan menjadi benteng Pantai Molang. Banyak yang menebak dengan kesimpulan yang aneh dan dikaitkan dengan hal mistik, karena terkadang tebing ini tak terlihat akibat kabut yang menghalangi penglihatan kita. Tebing tersebut sebenarnya adalah tebing yang terdapat di Pantai Sine. Meskipun jauh, tebing ini dapat kita lihat dengan jelas dari Pantai Molang kalau cuaca sedang baik. Tebing ini menjadi keindahan tersendiri ketika kita sedang berada di Pantai Molang.

Dari atas karang kita dapat merasakan percikan hantaman ombak Pantai Selatan. Meskipun Pantai Molang tidak dapat digunakan untuk berenang karena ribuan batu karang yang ada di dasar, tetapi menikmatinya dari pesisir pantai akan membuat kita puas menerima semua keindahan Pantai Molang. Dana yang anda siapkan pun tak perlu terlalu banyak. Dengan budget minimal kita dapat menikmati keseluruhan indah dan menariknya Pantai Molang Tulungagung.

PANTAI CEMORO SEWU

Previous
Next

LOKASI :
Desa Kalibatur | Kec.Kalidawir | Kab. Tulungagung | Jawa Timur

TENTANG SPOT WISATA :
Selain memiliki panorama pantai yang indah, kawasan wisata Pantai Sine saat ini juga memiliki destinasi wisata yang tak kalah menarik yakni kawasan hutan cemara yang di namakan Cemara Sewu. Bagi yang ingin berlibur ke pantai namun enggan berpanas-panasan, tempat ini sangat cocok. Kita bisa menikmati suasana pantai sambil berteduh di bawah ribuan pohon cemara. Suasana sejuk dan asri di Cemara Sewu, membuat siapa saja bakal betah berlama-lama di tempat ini.

PANTAI GERANGAN

Previous
Next

LOKASI :
Pantai Gerangan terletak di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggung, Tulungagung. Dari arah Kota Tulungagung, arahkan kendaraan menuju Kecamatan Campurdarat. Dari Pertigaan Pasar Campurdarat, belok kiri menuju ke Telaga Buret. Sesampai di Telaga Buret, terus saja naik melewati jalur tanjakan berkelok – kelok. Nah, sebelum sampai ke pusat Kecamatan Tanggunggunung, akan ada pertigaan dengan papan petunjuk kecil menuju ke Pantai Brumbun, dari sini belok kiri. Dari jalan ini, terus saja ikuti jalan besar yang ada, dan jalan ini rusak berat sampai tiba di pantai. Kalau merasa tersesat, jangan sungkan bertanya ke penduduk sekitar. Sebelum sampai pantai, jalan akan bercabang menjadi dua, jalan kanan ke Pantai Brumbun, dan jalan kiri ke Pantai Gerangan.

TENTANG SPOT WISATA :
Pantai Gerangan ini cukup sepi, sunyi dan damai, berbeda dengan tetangganya yaiut Pantai Brumbun yang jauh lebih ramai. Pasir di Pantai Gerangan terdiri dari pasir putih dan pasir hitam. Karena letaknya di Teluk, ombaknya tak begitu besar. Warna airnya, biru-kehijaun, sangat indah dipandang mata.

Di sepanjang pantai tumbuh aneka pohon besar dengan kanopi lebat sebagai peneduh, lengkap dengan bangku panjang dari kayu, sangat cocok untuk dijadikan tempat tiduran. Di sebelah kanan Pantai Gerangan terdapat sungai air payau berukuran kecil dan deretan jalur anak tangga terbuat dari beton. Di sebelah kiri Pantai Gerangan terdapat gugusan bukit kapur. Beberapa diantaranya runtuh terhantam gelombang selama ratusan tahun dan membentuk sebuah ceruk. Pantai Gerangan memanjang sampai di bawah gugusan bukit kapur ini, kalau air pasang, tempat ini akan tergenang air laut.

Selain menawarkan keindahan pantai dengan sebuah Pulau Karang di ujung teluknya, tempat ini menawarkan kedamaian bagi kita yang ingin lepas dari kebisingan kota. Tempatnya teduh dan juga bersih. Selain bermain – main air, kita juga bisa piknik atau sekedar duduk – duduk di bawah pepohonan sambil mendengarkan deburan ombak yang mengalun menghampiri pantai.

PANTAI SIORO

Previous
Next

LOKASI :
Pantai Sioro berlokasi di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggung Gunung, Tulungagung. Untuk menuju lokasi paling enak menggunakan kendaraan roda 2 karena medannya yang hanya cocok untuk roda 2. Jalur awal yang harus kita lalui adalah melewati jalur Campurdarat. Jika kita telah sampai sampai di pertigaan pasar Campurdarat sebaiknya anda belok kiri dan ikutilah petunjuk ke arah Pantai Popoh. Sesampainya di pertigaan SMA Campurdarat belok kiri mengikuti petunjuk ke Tanggunggunung. Sekitar 6 km ada pertigaan belok kanan masuk Desa Ngrejo mengikuti petunjuk Pantai Brumbun dan Pantai Gerangan. Lurus mengikuti jalan hingga ketemu pertigaan belok kiri mengikuti petunjuk ke Balai Desa Ngrejo. Sampai di area Balai Desa silahkan bertanya ke warga arah jalan menuju pantai Sioro.

TENTANG SPOT WISATA :
Pantai Sioro adalah salah satu pantai di Tulungagung yang masih sangat alami. Gabungan antara pasir putih dan hijau nya tebing di sebelah kiri dan kanannya membuat pantai ini sangat indah. Jika kita melihat ke laut lepas maka terdapat sebuah gugusan karang yang cukup besar dengan tumbuhan hijau yang menutupinya. Ini menjadi satu keindahan sendiri karena jarang sebuah pantai di Tulungagung yang mempunyai karanng besar yang ditumbuhi tanaman hijau dan berdiri sendiri di tengah lautan. Pantai Sioro sangat layak untuk dikunjungi karena keindahaannya yang masih sangat alami tersebut.

AIR TERJUN LAWEAN

Previous
Next

LOKASI :
Air Terjun Lawean terletak di Dusun Turi, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Tulungagung. Lokasi air terjun ini berjarak sekitar 25 km arah barat dari pusat kota Tulungagung. Untuk menuju lokasi air terjun ini, kita harus berjalan sekitar 3 km melewati perbukitan yang indah dan menyeberangi sungai-sungai yang jernih.

TENTANG SPOT WISATA :
Sampai di depan Air Terjun Lawean yang memiliki ketinggian sekitar 100 m ini, kita akan disuguhkan pesona air terjun yang bertingkat dan bercabang. Di sini kita dapat melepas lelah dengan sekedar bermain air atau mandi. Konon, mandi di air terjun ini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

AIR TERJUN JURANG SENGGANI

Previous
Next

LOKASI :
Desa Geger | Kec.Sendang | Kab. Tulungagung | Jawa Timur.

TENTANG SPOT WISATA :
Air Terjun Jurang Senggani, yang terletak di lereng Gunung Wilis ini berada pada ketinggian 1200 M dari permukaan laut. Masih banyak tanaman-tanaman liar di sekelilingnya. Karena adanya tumbuhan liar inilah Air Terjun Jurang Senggani tetap indah dan alami.

GUNUNG BUDHEG

Previous
Next

LOKASI :
Dari pusat kota Tulungagung kita mengambil arah menuju perempatan Titik Nol KM atau kalau dulu namanya perempatan TT. Kemudian lurus ke selatan sampai di perempatan Tamanan dan terus masih lurus menuju Perempatan Pasar Burung Beji. Dari perempatan pasar burung tersebut, kita masih lurus sampai menemukan perempatan traffic light dan itu adalah Perempatan Pasar Boyolangu.

Dari perempatan tersebut, kita masih lanjut lurus ke selatan sampai kira-kira sekitar 500 meter. Selanjutnya ada kita ketemu dengan SPBU di sebelah kanan jalan dan 50 meter setelahnya terdapat jalan ke kiri. Kita masuk lewat jalan tersebut dan lurus saja sekitar 200 meter dari jalan masuk tersebut. Dan bertemulah kita dengan tulisan “Tempat Parkir Gunung Budheg”. Disitulah akhir dari perjalanan menggunakan kendaraan dan selanjutnya kita lanjutkan dengan berjalan kaki.

TENTANG SPOT WISATA :
Konon menurut cerita para tetua di kabupaten Tulungagung, ada seorang jejaka bernama Joko Budeg yang keturunan orang biasa dan Roro Kembangsore dari keluarga Ningrat. Joko Budeg sangat mendambakan Roro Kembangsore menjadi pasangan hidupnya, karena Joko Budeg mencintai Roro Kembangsore dengan sepenuh hatinya. Tentu saja keinginan Joko Budeg yang berlebihan ini tidak mendapat tanggapan dari Roro Kembangsore, karena dia berpendapat bahwa Joko Budeg bukanlah pasangan yang setimpal untuk dirinya. Sebagai lelaki Joko Budeg tidak pernah surut keinginannya untuk mempersunting wanita idamannya, berbagai cara sudah dilakukan agar keinginannya bisa terwujud. Lama kelamaan hati Roro Kembangsore yang keras bagaikan batu luluh juga oleh keseriusan Joko Budeg mendekati dirinya. Tetapi tentu saja keinginan ini tidak serta merta diterima begitu saja oleh Roro Kembangsore. Roro Kembangsore mau menerima lamaran Joko Budeg dengan persyaratan yang harus dipenuhi.

Roro Kembangsore mau dipersunting oleh Joko Budeg asalkan Joko Budeg mau bertapa 40 hari 40 malam di sebuah bukit, beralaskan batu dan memakai tutup kepala “Cikrak” (alat untuk membuang sampah di Tulungagung) sambil menghadap ke Lautan Kidul. Joko Budeg menerima persyaratan ini, dan melaksanakan apa yag diminta oleh Roro Kembangsore. Setelah waktu berlalu sesuai yang dijanjikan, Roro Kembangsore berharap Joko Budeg datang untuk memenuhi janjinya. Setelah ditunggu 1 hari 1 malam, ternyata Joko Budeg tidak muncul juga. Roro Kembangsore mulai cemas (karena sebenarnya di hatinya mulai tumbuh rasa cinta kepada Joko Budeg). Seketika itu juga Roro Kembangsore mendatangi bukit yang digunakan untuk bertapa Joko Budeg. Sesampai disana masih Nampak Joko Budeg dengan khususnya bertapa. Kasihan melihat keaadaan itu, Roro Kembangsore membangunkan Joko Budeg dari bertapanya.

Setelah cukup lama usaha Roro Kembangsore untuk membangunkan Joko Budeg tidak membawa hasil, akhirnya Kembang Sore jengkel, dan keluar kata-kata yang cukup keras “ditangekke kok mung jegideg wae, koyo watu” (bahasa jawa Tulungagungan, dibangunkan kok tidak bangun-bangun, kayak batu) seketika itu terjadi keajaiban alam, Joko Budeg berubah wujudnya menjadi batu. Saat ini bukit tempat Joko Budeg bertapa dikenal dengan nama “Gunung Budeg” dan patung Joko Budeg bertapa masih untuh sampai sekarang.

Roro Kembang Sore, dengan penyesalan yang dalam, kembali ke kediamannya dan bersumpah tidak akan menikah dengan orang lain selain Joko Budeg. Roro Kembang Sore akhirnya bertapa di satu tempat sampai meninggal dan dikuburkan di tepat itu. Saat ini tempat Pemakaman Kembangsore dikenal sebagai Pemakaman Gunung Bolo yang sangat terkenal (Di Kecamatan Kauman, Tulungagung). Begitulah hikayat Gunung Budeg yang dipercaya oleh masyarakat Tulungagung.

Jika kita sudah mendaki hingga puncak Gunung Budeg maka kita akan bisa melihat seluruh sudut kabupaten Tulungagung. Namun jalan menuju ke puncak tidak semudah yang dibayangkan karena mulai dari titik awal perjalanan hingga sampai puncak gunung, kita tidak akan mendapatkan tempat datar untuk beristirahat. Jadi persiapkan fisik untuk mendaki gunung yang menjadi salah satu ikon wisata di Tulungagung ini.